Komunikasi Produktif #hari5

Komunikasi Produktif #hari5

**Artikel ini ditulis untuk memenuhi tantangan 10 hari komunikasi produktif kuliah Bunda Sayang IIP Tangerang-Tangsel

Siang hari Minggu, 29 Januari 2017 di Poris Gaga Tangerang,Β  Estha tidur sementara cuaca di luar gerimis kecil. Udara meniupkan kesejukan bagi seisi rumah, menyejukkan hati penghuninya.

Bunda berbincang dengan Mba, dari hati ke hati. Mba berusia 17,5 tahun, sudah Bunda anggap sebagai adik sendiri. Masih termasuk kategori remaja, sehingga perlu trik untuk berinteraksi dengannya. Senangnya, Mba ini tipe yang ekstrovert dan ceria, jadi mudah bagi Bunda untuk memulai dialog dengannya. Seringkali Mba yang memulai pembicaraan alias curhatnya. Seperti siang itu. Ia memulai dengan curhat tentang sahabat dan kekasihnya (-,-), lalu pembicaraan beralih ke kegiatan-kegiatan yang ingin dicobanya sesuai passion. Bunda banyak mendengar, menampung keinginannya, juga mencarikan akses pada kegiatan yang ingin dilakukannya. Bunda juga mendorong Mba untuk memimpikan masa depannya. Usaha apa yang ingin dilakukan saat sudah menikah dan harus stay di rumah. Mimpinya adalah membuka salon di rumah. Bunda akan coba memfasilitasinya dengan mendorongnya berlatih dan belajar salon di waktu luang. Agar ia tak melulu di depan gadget dan mudah-mudahan ia dapat menjadi pionir pemilik salon muslimah di desanya kelak πŸ™‚Β  Demikianlah perbaikan komunikasi yang coba Bunda praktekkan dengan remaja ini πŸ™‚

#hari5
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komunikasi Produktif #hari4

Komunikasi Produktif #hari4

**Artikel ini ditulis untuk memenuhi tantangan 10 hari komunikasi produktif kuliah Bunda Sayang IIP Tangerang-Tangsel

Di hari keempat, bunda khusus meminta kesediaan ayah untuk berdiskusi selama 30 menit. Diskusi dilakukan sambil santai, di kamar, Estha juga hadir dengan perahu khayalannya ( eh atau sarang harimau y? πŸ˜€ ) . Kami berdiskusi tentang SOP Menonton bagi Estha (mengadopsi ilmu dari Abah Ihsan) dengan menggunakan e-par nya teh Kiki Barkiah. Juga hal-hal apa saja yang dapat meningkatkan bintang dan tanda seru di e-par.

Perbaikan komunikasi hari ini:

Ayah dan bunda fokus pada pembicaraan

Memperhatikan penggunaan kata-kata, intonasi, dan bahasa tubuh

Membuat momen khusus

Mencapai kesepakatan bersama. Estha juga sepakat πŸ˜€ (tidak memaksakan kehendak)

#hari4
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komunikasi Produktif #hari3

Komunikasi Produktif #hari3

**Artikel ini ditulis untuk memenuhi tantangan 10 hari komunikasi produktif kuliah Bunda Sayang IIP Tangerang-Tangsel

Di hari ketiga, alhamdulillah Estha tidak tantrum lagi. Bosan kali yaa hhe. Dia tetap minta nonton, tetapi perbaikan hari ini adalah Bunda mengingatkan batas waktu nonton nya sejak beberapa menit sebelumnya, sehingga ketika film selesai, ia dengan otomatis mengembalikan HP yang digunakan untuk menonton.

#hari3
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komunikasi Produktif #hari2

Komunikasi Produktif #hari2

**Artikel ini ditulis untuk memenuhi tantangan 10 hari komunikasi produktif kuliah Bunda Sayang IIP Tangerang-Tangsel

Di hari kedua ini Estha kembali tantrum. Dipicu oleh keinginananya untuk nonton YouTube melebihi waktu yang diberikan bunda, minum susu melebihi kuota, dan ingin tidur. Hupf. Tapi alhamdulillah tantrumnya tidak lama. beberapa menit kemudian dia anteng main lagi.

Tantangan lain dalam berkomunikasi dengan Estha adalah ketika mengajaknya BAK dan sikat gigi sebelum tidur. Bunda sudah coba memberikan pilihan, “sikat giginya mau sekarang atau 5 menit lagi?” dia pilih 5 menit, tapi setelah 5 menit dia tak mau beranjak dari tempat tidur dengan alasan apapun -,-

Hikmah yang diperoleh: dari sini Bunda menyadari perlu adanya kesepakatan sejak awal mengenai batasan-batasan serta standar kebiasaaan bagi Estha. Mungkin sudah satnya ada kesepakatan reward dan punishment sebagai bagian dari strategi komunikasi dengan balita ini.

#hari2
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komunikasi Produktif #hari1

Komunikasi Produktif #hari1

**Artikel ini ditulis untuk memenuhi tantangan 10 hari komunikasi produktif kuliah Bunda Sayang IIP Tangerang-Tangsel

Family Forum di keluarga kami belum bernama. Sejatinya malah tidak seserius istilah ‘forum’ dimana kami mesti melingkar dan diskusi bersama. Berpegang pada prinsip pak Dodik: yang penting ngobrol dulu. Apapun jadi topik obrolan kami. Jam berkumpul kami-ayah,ibu,1 balita-adalah pukul 18.00-22.00 WIB.

Di hari pertama, kehidupan tidak berlangsung seperti biasa. Hoho. Estha mulai mengantuk dan emosinya jadi tidak stabil. Ia meminta susu namun Bunda tidak mengabulkannya karenaΒ  susu yang diminumnya hari ini sudah berada di ambang maksimal (batasnya adalah 4 kotak susu @125ml sehari). jadilah ia tantrum selama kurang lebih 1 jam sambil bolak-balik meminta susu pada ayah dan ibunya. Alhamdulillah tantangan komunikasi ini berhasil dilewati ayah-ibunya. Keberhasilan kami antara lain:

  1. menghadapi tantrum dengan kepala dingin dan memberi tahu Estha dengan kata-kata lembut bahwa ia bisa minum susu besok saat kuotanya sudah terbuka lagi. Jika haus minum air putih.
  2. bersabar menghadapi teriakan dan amukannya yang dahsyat, di malam hari ketika tetangga kanan-kiri mungkin mendengar.
  3. Kompak untuk tidak memberikan susu. Dalam hal ini bunda tak hentinya mengingatkan ayah untuk kompak dalam menegakkan aturan. memang harus saling mengingatkan kan πŸ™‚
  4. tetap menegaskan bahwa orang tuanya sayang pada Estha terutama saat ia mulai capek kemudian tertidur

Selanjutnya, saat anak sudah tertidur, waktunya bunda praktek komunikasi produktif dengan ayah sambil mengerok punggung ayah :). Perbaikan yang dilakukan malam ini:

  1. Membicarakan topik yang diketahui ayah dan bunda serta memancing ayah untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Bunda sungguh banyak belajar πŸ™‚
  2. Memperbaiki intonasi suara bunda menjadi lebih bersahabat, bukan interview/interogasi. (Praktek konsep 7-38-55)
  3. Mendapat momen yang tepat untuk mengobrol.

Alhamdulillah hari #1 sudah dilewati dengan baik. Semoa hari #2 lebih baik lagi πŸ˜‰

#hari1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip