Komunikasi Produktif #hari6

Komunikasi Produktif #hari6

*Artikel ini ditulis untuk memenuhi tantangan 10 hari komunikasi produktif kuliah Bunda Sayang IIP Tangerang-Tangsel

Eye Contact dan Belaian

Family Forum kemarin berlangsung mesra. Ahay. Hanya ada aku dan dia di sebuah meja. Meja yang tadinya mwnyangga makanan, kini menyangga rasa puas dan tenang dua insan. Diiiringi alunan hujan, aku mencoba mempraktekkan salah satu resep komunikasi produktif: intensity of eye contact. Suatu hal yang jarang bisa kami praktekkan di rumah karena biasanya obrolan kami disambi pekerjaan lain. Sambil bersandar tenang, kupandang matanya lamat-lamat. Ia balas memandangku sebentar, lalu pandangannya beralih. Ahay, malukah imamku ini? Pembicaraan mengalir dengan alami, ditingkahi senyum dan kehangatan. Ia bercerita dengan semangat, aku menanggapai dengan tenang. Luar biasa pengaruh eye contact ini. ^^

Baru saja kubaca artikel dari bu Ani Ch, seorang psikolog, tentang penyelarasan visi misi suami istri. Kuncinya adalah di komunikasi. Nah, salah satu tips komunikasi yang jarang dipraktekkan adalah: gunakan sentuhan. Menyentuh tangan, membelai punggung, mengusap kepala, segala bentuk sentuhan yang nyaman. Nah, tadi malam aku berkesempatan mempraktekkannya. Pada Estha.

Jadi ceritanya, saat kami-aku, suami, dan Estha- tidur malam, sekitar jam 3 Estha terbangun dan mengeluh gerah. Hal yang hampir mustahil karena suhu AC di kamar sudah 20 derajat Celcius! Aku sudah coba mengipasinya, tetapi ia malah semakin berteriak mengeluh gerah. Setelah diamati, ternyata celananya telah basah kuyup karena ompol dan bahasa tubuhnya sangat tidak nyaman dengan itu. Suami lalu menyuruh untuk mengganti celananya (walau diiringi protes) lalu mengalasi bagian kasur yang terkena ompol.  Teriakan kini berganti menjadi tangisan. Aku terpikir, mungkin saja selain rasa tidak nyaman, tangisannya ini juga kumpulan emosi yang terkumpul selama hari itu tidak bertemu dengan kami, orang tuanya. Maka akupun membelai pungungnya, dan berulang mengucapkan kata-kata bahwa kami sayang dan cinta padanya. Dengan izin Allah, tangisnya perlahan mereda dan ia kembali tidur dengan tenang. Alhamdulillah.

#hari6
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Iklan

Komentarmu Sangat Berharga ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s