Observasi Gaya Belajar Anak #6

Observasi Gaya Belajar Anak #6

Nama Anak: Estha Ammar Abdurrahman

Tanggal: 28 April 2017

Aktivitas:

Bercerita pengalaman yang mengesankan

Visual: –

Auditori: saat bercerita, mata anak melirik ke kanan dan ke depan. Intonasi suara datar, kadang berirama. Ini merupakan salah satu ciri modalitas belajar auditori

Kinestetik: anak tidak menggerakkan anggota tubuh saat bercerita

Hasil Pengamatan:

Anak menunjukkan ciri modalitas belajar auditori

Simpulan awal:

Berdasarkan hasil observasi selama seminggu ini (dan sebelumnya juga), anak menunjukkan ciri-ciri berikut:

1. Mata melirik ke kanan dan ke depan saat bercerita sambil mengingat

2. Anak senang berbicara, mengoceh, bercerita, dan bernyanyi

3. Suka mendengarkan cerita baik dengan atau tanpa buku (walau ini mungkin karena anak belum bisa membaca sendiri)

4. Suka melihat-lihat buku. Kadang ‘membaca’ isi buku yang sudah dihapalnya dengan suara keras.

5. Berbicara dengan irama yang terpola

6. Dapat mengingat dengan baik kata-kata yang didengar dan hasil obrolan/diskusi dengan bunda

7. Sensitif terhadap nada suara bunda. Jika nadanya tinggi, dia langsung merasa dimarahi.

8. Sensitif juga terhadap ekspresi wajah bunda. Sering meminta bunda tersenyum sebagai afirmasi persetujuan bunda atas perilakunya

9. Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada suara orang lain

10. Tidak bisa diam dalam waktu lama (selalu bergerak)

Berdasarkan ciri-ciri nomor 1-7 dan nomor 9, dapat ditarik simpulan awal bahwa Estha memiliki gaya belajar Auditori. Lalu, apakah ada campuran gaya belajar lainnya? Sejauh pengamatan ini ada, tetapi tidak menonjol. Masih perlu dikaji lagi untuk meyakinkan simpulan awal ini.

Referensi ciri gaya belajar:

http://www.kemahasiswaanstikesdhb.com/ciri-ciri-gaya-belajar-visual-auditori-dan-kinestetik/

http://www.nurulfitri.com/2016/05/9-ciri-pemilik-gaya-belajar-auditori.html?m=1

http://janghyunita.blogspot.co.id/2012/10/model-pembelajaran-visual-auditori.html?m=1

Materi Kuliah Bunda Sayang

#Tantangan10Hari

#Level4

#GayaBelajarAnak

#KuliahBunSayIIP

Observasi Gaya Belajar Anak #5

Observasi Gaya Belajar Anak #5

Nama Anak: Estha Ammar Abdurrahman

Tanggal: 27 Juli 2017

Aktivitas:

Merekam audio message di WA lalu mendengarkan nya ulang. Menyanyi ‘alif ba ta’ sambil direkam video.

Visual:

Melihat video diri sendiri

Audio:

Mendengar suara diri sendiri

Kinestetik:

Rekaman dilaksanakan sambil lari ke sana kemari, memanjat, main sepeda ūüėÄ

Hasil Pengamatan:

Kegiatan dilakukan dengan antusias. Anak berulang kali berinisiatif melakukannya sendiri.

#Tantangan10Hari

#Level4

#GayaBelajarAnak

#KuliahBunSayIIP

Observasi Gaya Belajar Anak #4

Observasi Gaya Belajar Anak #4

Nama Anak: Estha Ammar Abdurrahman

Usia: 3y 9m

Tanggal: 25 April 2017

Aktivitas: Belajar tentang Isra Mi’raj dan kisah Nabi

Visual: melihat ilustrasi & bacaan tentang Isra’ Mi’raj dan kisah Nabi

Audio: mendengar bacaan tentang Isra’ Mi’raj dan kisah Nabi

Kinestetik: –

Hasil: anak lebih tertarik pada kisah Nabi karena ilustrasi nya berupa komik. Untuk pembacaan cerita, anak tertarik pada kedua kisah

#Tantangan10Hari

#Level4

#GayaBelajarAnak

#KuliahBunSayIIP

Observasi Gaya Belajar Anak #3

Observasi Gaya Belajar Anak #3

Nama Anak: Umar Raihanul Firdaus

Usia: 14 hari

Tanggal: 24 April 2017

Stimulasi/Aktivitas:

1. Meluruskan kedua tangan dan kaki Raihan

2. Mendekatkan Raihan pada sumber cahaya (di jendela) di sebelah kiri, lalu sebelah kanan nya

3. Berbicara dengan kata-kata singkat dan nada hangat kepadanya

Hasil Pengamatan:

1. Kedua tangan segera menekuk lagi setelah diluruskan, kedua kaki bertahan lurus selama beberapa saat sebelum menekuk lagi

2. Raihan merespon stimulasi cahaya dengan menengok ke arah sumber cahaya

3. Belum menampakkan reaksi atas rangsangan indera pendengarnya

#Tantangan10Hari

#Level4

#GayaBelajarAnak

#KuliahBunSayIIP

Brokoli Keju

Brokoli Keju

*catatan 6 April 2017

Pagi ini Estha sarapan brokoli keju buatan sendiri. Mula-mula Estha dan bunda memotong kuntum brokoli jadi kecil-kecil sekalian mencari ulat. Kami menemukan beberapa ulat kecil di antara kuntum-kuntum hijau sayuran ini. Estha senang sekaligus geli hihi. Brokoli lalu dicuci Estha dan direndam dengan air garam agar ulatnya mati. Selanjutnya brokoli direbus. Lanjut susu dan keju yang direbus. Selesai! Estha semangat menghabiskan menu ini sendiri. Nyummy!

Proyek ini bermanfaat memberi kesan makan-itu-menyenangkan, melatih kemandirian, melatih motorik halus penggunaan pisau, mengamati ciptaan Allah (ulat dan brokoli), membiasakan adab makan (diawali dengan bismillah dan makan sambil duduk), AQ anak juga dilatih dengan mengetahui bahwa pembuatan makanan itu ada prosesnya.

#TantanganHariSepuluh

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunSayIIP