Observasi Gaya Belajar Anak: Aliran Rasa

Observasi Gaya Belajar Anak: Aliran Rasa

Tantangan ini sebenarnya sejalan dengan misi hidup saya: membangkitkan dan mengembangkan fitrah belajar anak. Tapi di tantangan ini juga saya merasa tertohok. Saya masih merasa belum optimal mengobservasi gaya belajar anak, apatah lagi memanfaatkannya untuk membantunya belajar. Walaupun saya percaya anak pasti belajar hal baru setiap hari, tapi rasanya anak hanya melakukan kegiatan yang sama tiap hari. Ini juga jadi evaluasi saya untuk lebih intensif mendorong nya mencoba tantangan baru atau kegiatan lain (istilah bang Ical, belanja pengalaman).

Terima kasih tantangan Bunda Sayang, engkau telah mendorongku untuk berjuang lebih keras mencapai misi hidupku!

Observasi Gaya Belajar Anak #10

Observasi Gaya Belajar Anak #10

Nama Anak: Umar Raihanul Firdaus

Tanggal: 6 Mei 2017

Usia: 27 hari

Stimulasi:

Tubuh bunda mendekat saat akan menyusui Raihan dengan gaya lying down. Raihan merespon dengan memiringkan badan ke kanan atau ke kiri sesuai arah kedatangan bunda sambil membuka-buka mulut kecilnya. Uuu nggemesin ^^

Hasil Pengamatan:

Apakah ini tanda bahwa matanya sudah bisa melihat bunda? Atau responnya ini bersumber dari ‘sensor tubuh’ seperti yang kita rasakan saat ada orang yang datang di dekat kita? Masih jadi misteri yang perlu diamati lagi, walau selanjutnya tidak saya tuliskan di sini 😀

See u on the next challenge, insya Allah ^^

#GayaBelajarAnak

#Level4

#KuliahBunSayIIP

#Tantangan10Hari

 

Observasi Gaya Belajar Anak #8

Observasi Gaya Belajar Anak #8

Nama Anak: Inten Ratna Sari

Tanggal: 2 Mei 2017

Gaya belajar Estha sudah diketahui, sementara adiknya masih menerima stimulasi saja sampai setahun ke depan. Jadi di episode ini kita bahas gaya belajar anaknya mama saya alias saya sendiri ya hehe.

Sejak lama, saya sudah mengambil kesimpulan bahwa saya adalah tipe pembelajar visual karena adanya ciri-ciri sebagai berikut:

* (Sangat) Suka membaca apapun, mulai dari novel sampai guntingan koran pembungkus ketan ^^. Tapi sejak jadi ibu, minat baca saya terfokus ke tema pendidikan anak dan sekitarnya (tema ini luas banget, sebenarnya)

*Selalu membaca instruksi penggunaan sebelum mengoperasikan barang baru

*Lebih cepat mengerti dan hafal suatu pengetahuan melalui bacaan. Termasuk segala pengetahuan tentang bayi dan anak, saya lebih percaya kata-kata artikel daripada nasihat sembarang orang. Tentunya selain nasihat mama dan mertua yaa.

*Senang memperhatikan wajah pengajar saat beliau menjelaskan materi. Saya ingat waktu SD pernah ditegur guru “kunaon Inten, olohok wae. Tong hokcay nya, olohok bari ngacai >,<” artinya? Cari sendiri yaa :p

Sekian lah pengamatan saya bagi diri sendiri. Simpulan ini sudah saya ambil sejak…tahu jenis-jenis gaya belajar ^^.

Nah, sang guru bergaya visual sementara muridnya bergaya auditori, gimana working stylenya? Tentunya yang audio visual ya. Alhamdulillah sekarang sudah banyak sarananya seperti read aloud alias membacakan buku, video edukasi, diskusi sambil melihat gambar/pemandangan langsung, dan lain-lain ^^